Perkembangan layanan peta dan navigasi digital sering kali diiringi dengan perubahan nama produk dari pihak penyedia platform.
Kondisi ini kerap menimbulkan kebingungan bagi pemilik usaha yang baru pertama kali ingin menampilkannya di jaringan pencarian online.
Kesamaan Fungsi dan Layanan
Istilah Google Profil Bisnis, Google Bisnis, dan Google Bisnisku merujuk pada satu produk layanan yang sama dari Google.
Google Bisnisku merupakan nama resmi yang digunakan pada awal peluncuran fitur penanda lokasi usaha ini di Indonesia.
Seiring berjalannya waktu, nama tersebut disederhanakan menjadi Google Bisnis dalam perbincangan sehari-hari, sebelum akhirnya secara resmi diperbarui menjadi Google Profil Bisnis (Google Business Profile).
Perubahan penamaan ini merupakan langkah penyegaran merek tanpa mengubah fungsi utamanya.
Seluruh data lokasi, foto tempat usaha, jam operasional, ulasan pelanggan, serta nomor kontak yang terdaftar pada nama lama tetap tersimpan dengan aman pada sistem yang baru.
Manfaat Integrasi Nama untuk Pencarian
Pemilik usaha dapat memanfaatkan ketiga istilah tersebut saat membangun optimasi kata kunci pada halaman web.
Pengunjung platform pencarian sering kali mengetikkan frasa Google Bisnisku karena sudah terbiasa dengan istilah lama.
Di sisi lain, sebagian pengguna lainnya mengetikkan istilah Google Profil Bisnis sesuai sebutan resmi saat ini.
Memasukkan kombinasi kata kunci lama dan baru pada konten informasi situs web membantu calon pelanggan menemukan layanan lokasi usaha secara presisi.
Langkah ini meningkatkan peluang keterbacaan situs di halaman utama hasil pencarian Google tanpa membingungkan pengunjung.